Pantocrator

Pantocrator
Dominus Iesus

Sunday, November 21, 2010

Paus Benediktus XVI: Kondom Dibolehkan Asal...

Paus Benediktus XVI mengeluarkan pernyataan, Sabtu (20/11/2010), mengenai penggunaan kondom. Ini menunjukkan terlihatnya perubahan sikap Gereja Katolik Roma soal penggunaan kondom.

Benediktus menyatakan bahwa penggunaan kondom dibolehkan atas beberapa kasus untuk mencegah penyebaran AIDS. Pernyataan ini dikeluarkan sebagai bentuk pembolehan pihak gereja terutama sikap mereka selama ini yang menentang penggunaan alat kontrasepsi artifisial termasuk kondom.

"Ada banyak kasus khusus di mana penggunaan (kontrasepsi) dibolehkan. Sebagai contoh ketika seorang prostitusi dan ini akan menjadi langkah awal dari sikap moral yaitu tanggung jawab untuk menghidupkan kepedulian bahwa tak semuanya dibolehkan dan tak seorang pun boleh melakukan sesuatu sesuka hati mereka," kata Benediktus.

Analisis Senior Vatikan CNN, John Allen, menyatakan komentar Benediktus ini tak mengubah kebijakan pejabat Vatikan namun ini menunjukkan sikap kepausan yang fleksibel gereja atas kontrasepsi.

"Saya kira apa yang ingin dikatakannya adalah ketika seseorang menggunakan kondom tidak akan mencegah lahirnya kehidupan baru di mana ini selalu jadi perhatian Gereja Katolik Roma namun mencegah penyebaran penyakit lebih baik," jelas Allen. (Widyabuana/Tribunnews)


21 Nov 2010
Source:http://health.kompas.com/index.php/read/2010/11/21/18322522/Paus.Benediktus.XVI.Kondom.Dibolehkan.Asal...-8

Monday, November 15, 2010

Anglicans defect to Rome

 THE Catholic Church will announce this week that 50 Anglican clergy are defecting to Rome following the Church of England's moves to introduce women bishops. Photo: Bishop of Ebbsfleet Andrew Burnham likes pointy hats but not women clergy. Photo: AP

Archbishop Vincent Nichols, the head of the Catholic Church in England and Wales, will disclose on Friday the Vatican's plan to welcome the departing priests, including five bishops.

Hundreds of Anglican churchgoers will join them in the Ordinariate - a structure introduced by the Pope to provide refuge for those disaffected with the Church of England. The number of departing worshippers is predicted to double as the new arrangement begins to take shape. The Right Reverend Andrew Burnham, the Bishop of Ebbsfleet, said clergy were dismayed at the liberal direction of the Church of England and the way traditionalists had been treated.

''There's only a certain amount of time you can accept being described as the National Front of the Church of England,'' he said. ''We're seen as out of date for not accepting women's ministry as equal, but the debate concentrates on sociology rather than theology.''

The bishop accused the church of repeatedly breaking promises to make proper provision for opponents of the ordination of women.

The Archbishop of Canterbury, Rowan Williams, complained last year that the Pope's offer to disaffected Anglicans had put him in an ''awkward position''. He went further last month, saying he was ''very taken aback that this large step was put before us without any real consultation''.

The invitation was made last year after secret meetings between the Vatican and some Anglican bishops.

TELEGRAPH

15 Nov 2010
Source:http://www.theage.com.au/world/anglicans-defect-to-rome-20101114-17soh.html

Paus Benediktus XVI: Internet Bikin Kesepian dan Disorientasi

Tak dapat dipungkiri, kaum muda zaman sekarang makin menggilai internet. Menanggapi tren seperti ini, pemimpin agama Katolik, Paus Benediktus XVI, coba memberi wejangan bahwa internet memiliki sisi negatif.

Menurut sang Paus asal Jerman ini, internet tidak membuat orang lebih manusiawi, namun malah menyebabkan pengakses berisiko merasa kesepian dan disorientasi. Risiko ini rentan menghinggapi para anak muda penggemar dunia maya.

"Sejumlah besar kaum muda, melakukan pola komunikasi yang tidak meningkatkan kemanusiaan namun malah melonjakkan risiko perasaan kesendirian dan disorientasi," ucap Paus Benediktus XVI, seperti detikINET kutip dari AFP, Senin (15/11/2010).

Sang Paus menambahkan, sebagian anak muda menjadi seakan mati rasa dengan keberadaan internet. Dia menilai, teknologi adalah sebuah tantangan yang harus ditanggapi dengan pintar.

Pemimpin Vatikan ini memang cukup cemas dengan efek buruk teknologi. Sebelumnya, dia juga pernah menyatakan bahwa teknologi mengaburkan batas antara kebenaran dan ilusi.

Namun demikian, ia bukannya anti sama sekali. Sebagai buktinya, Paus Benediktus XVI tidak segan memanfaatkan Facebook sebagai sarana untuk menarik kaum muda kembali beribadah ke gereja. ( fyk / ash ) 

15 Nov 2010
Source:http://www.detikinet.com/read/2010/11/15/141552/1494593/398/paus-benediktus-xvi-internet-bikin-kesepian-dan-disorientasi

Paus Ajak Kaum Muda Kembali ke Gereja Lewat Facebook

Paus Benediktus XVI menggunakan jejaring sosial Facebook untuk berdakwah. Melalui media yang 'berpenghuni' ratusan juta orang di seluruh dunia itu, Paus mengajak para kawula muda Katolik untuk kembali ke gereja.

Seperti ditulis Reuters, Jumat (22/5/20090), website baru Vatikan yang beralamat di www.pope2you.net menawarkan sebuah layanan yang disebut 'Paus bertemu Anda di Facebook.' Layanan ini memungkinkan masyarakat mengakses ucapan-ucapan dan pesan-pesan Paus lewat iPhone atau Ipod.

Ini merupakan pola komunikasi baru yang dijalankan oleh Vatikan. "Kami tahu bahwa gereja yang tidak berkomunikasi akan berhenti hanya sebagai gereja," kata Sekretaris Departemen Komunikasi Sosial Vatikan, Monsignor Paul Tighe.

Namun layanan Facebook ini tidak menyerupai pada umumnya. Anda tidak akan menerima 'friend request' dari Paus atau menulis di wall-nya.

"Orang-orang muda sekarang tidak menggunakan media tradisional seperti koran dan majalah untuk mencari informasi dan hiburan. Mereka mencari budaya media yang berbeda, dan ini adalah upaya kami untuk meyakinkan mereka bahwa gereja hadir dalam budaya komunikasi baru itu," imbuh Tighe.
( sho / fyk ) 

23 Mei 2010
Source:http://www.detikinet.com/read/2009/05/23/102533/1135891/398/paus-ajak-kaum-muda-kembali-ke-gereja-lewat-facebook